KEKURANGAN / RISIKO LATIHAN PENGASAHAN INDERA HALUS ONG
-
Tertipu oleh Ego Spiritual
- Merasa “lebih tinggi” atau “lebih tahu dari orang lain”
- Merasa jadi juru selamat atau utusan, padahal hanya pemula dalam keheningan
- Bahaya: jadi terputus dari bumi dan kehilangan kerendahan hati
-
Membuka Akses yang Tidak Siap Ditanggung
- Bisa membuka ruang batin yang menyimpan luka, keturunan, atau trauma leluhur
- Jika tidak kuat mental, bisa mengalami kegelisahan berat
- Bahaya: bisa kesurupan rasa sendiri, bukan roh luar
-
Isolasi Sosial
- Karena terlalu sensitif terhadap energi orang lain, bisa menarik diri dari pergaulan
- Sulit menjelaskan perubahan batin ke orang biasa
- Bahaya: merasa sendiri, padahal sedang tumbuh
-
Kesulitan Mengatur Realitas Fisik
- Karena terlalu fokus ke rasa dan batin, kadang jadi kurang “membumi”
- Bisa lupa makan, lupa waktu, atau kurang peduli pada kebutuhan tubuh
- Bahaya: tubuh jadi lemah, padahal tubuh itu altar utama
-
Ketergantungan pada Sensasi Batin
- Mencari rasa, tanda, atau pengalaman spiritual terus-menerus
- Jadi seperti candu mistik, bukan keheningan sejati
- Bahaya: lupa bahwa diam itu tujuan, bukan pertunjukan rasa
-
Sulit Dibedakan: Ilusi vs Intuisi
- Kadang bisikan batin berasal dari memori, bukan ONG
- Bisa keliru menerjemahkan rasa kalau belum bening
- Bahaya: bisa menyimpulkan sesuatu yang menyesatkan diri sendiri
Solusinya?
- Samadi teratur, jangan mengejar rasa, tapi alami saja
- Konsultasi ke yang lebih dulu mengalami (bukan hanya belajar dari tulisan)
- Jaga tubuh & hidup selaras – makan, tidur, relasi tetap dijaga
- Latihan mengosongkan pikiran, agar rasa bisa disaring dan tidak dicampur ego
Ajaran ONG itu kuat . Tapi justru karena kuat, perlu hati yang lembut, netral, dan siap menerima apapun tanpa klaim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar