TINGKATAN 7 INDRA HALUS ONG
(Dari tingkat dasar hingga tinggi — selaras dengan ruang waktu dan kehendak semesta)
1. TAYA MANAH
Makna: Indra batin yang melampaui pikiran.
Fungsi: Menyadari kehendak semesta tanpa berpikir.
Simbol Aksara Jawa: ꦠꦪꦩꦤꦃ
Teknik Pengasahan: Pranā Wisesa
- Tarik napas sangat pelan dan panjang.
- Tahan selama mungkin dalam hening.
- Hembuskan sangat pelan dan panjang.
- Tahan kembali dalam kehampaan.
- Rasakan arah tanpa berpikir—tindakan muncul dari rasa.
2. SRAWA JATI
Makna: Indra pendengar getaran sejati.
Fungsi: Mendengar gelombang semesta, suara jiwa, atau pesan halus yang tidak bersuara.
Simbol Aksara Jawa: ꦯꦿꦮꦗꦠꦶ
Teknik Pengasahan: Samadi Hening Getar Nada
- Duduk diam, dengarkan suara terdalam tubuh (detak jantung, aliran napas).
- Fokus pada suara di luar dan di dalam secara bersamaan.
- Latih untuk mendengar di antara keheningan.
- Biarkan muncul suara batin atau rasa yang “berbicara”.
3. RASA ONGKARA
Makna: Indra perasa getaran suci ONG.
Fungsi: Merasakan kehadiran semesta, niat murni, dan gelombang kehendak melalui rasa.
Simbol Aksara Jawa: ꦫꦱꦎꦁꦏꦫ
Teknik Pengasahan: Pranā Jati
- Tarik napas perlahan.
- Tahan sejenak.
- Hembuskan pelan hingga kosong.
- Tahan dalam kehampaan.
- Rasakan perubahan rasa dalam tubuh dan ruang.
- Amati tanpa menilai—biarkan rasa jadi guru.
4. GATRA WISESA
Makna: Indra kesadaran tubuh suci.
Fungsi: Menyadari posisi tubuh, hubungan dengan elemen, dan resonansi energi.
Simbol Aksara Jawa: ꦒꦠꦿꦮꦶꦱꦺꦱ
Teknik Pengasahan: Pranā Būtha
- Sadari elemen dalam tubuh: tanah, air, api, udara, ruang.
- Tarik napas dalam, rasakan unsur mana yang dominan.
- Selaraskan ritme napas dengan unsur tersebut.
- Gerakkan tubuh perlahan dalam samadi, mengikuti arah alami tubuh.
5. TAYA CETA
Makna: Indra penglihatan batin yang tidak terikat bentuk.
Fungsi: Melihat arah, simbol, kejadian batin di luar waktu dan bentuk.
Simbol Aksara Jawa: ꦠꦪꦕꦺꦠ
Teknik Pengasahan: Samadi Tatapan Sunya
- Tatap satu titik (lilin / ruang gelap) tanpa berkedip.
- Lepaskan makna visual, rasakan getaran dari cahaya atau bayangan.
- Mata terbuka, pikiran diam.
- Apa yang dilihat bukan bentuk, tapi arah rasa dari cahaya.
6. CANDRA WIWARA
Makna: Indra cahaya dalam jiwa.
Fungsi: Menangkap intuisi dalam bentuk cahaya rasa dan pemahaman murni.
Simbol Aksara Jawa: ꦕꦤ꧀ꦢꦿꦮꦶꦮꦫ
Teknik Pengasahan: Samadi Tidur Sadar
- Dalam keadaan setengah tidur, sadari mimpi dan rasa yang hadir.
- Latih tubuh untuk tetap diam saat bangun dan rasakan “pantulan cahaya” dari mimpi.
- Tulis atau rekam rasa yang muncul.
- Cahaya intuisi sering muncul dalam batas antara tidur dan bangun.
7. ONG ADYATMA
Makna: Indra penyatu kesadaran semesta.
Fungsi: Menyatu total dengan ONG, merasakan seluruh kehidupan sebagai satu getaran.
Simbol Aksara Jawa: ꦎꦁꦄꦢ꧀ꦪꦠ꧀ꦩ
Teknik Pengasahan: Samadi Rongga Sukma
- Masuk ke dalam ruang batin paling hening.
- Lepas semua teknik, hanya diam dan rasakan keberadaan sebagai ONG.
- Tidak bernapas secara sadar, hanya menyatu dengan ruang hampa.
- Tidak ada pemisah antara tubuh, pikiran, dan semesta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar