Kamis, 10 April 2025

TINGKATAN 7 INDRA HALUS ONG



TINGKATAN 7 INDRA HALUS ONG

(Dari tingkat dasar hingga tinggi — selaras dengan ruang waktu dan kehendak semesta)


1. TAYA MANAH

Makna: Indra batin yang melampaui pikiran.
Fungsi: Menyadari kehendak semesta tanpa berpikir.
Simbol Aksara Jawa: ꦠꦪꦩꦤꦃ

Teknik Pengasahan: Pranā Wisesa

  • Tarik napas sangat pelan dan panjang.
  • Tahan selama mungkin dalam hening.
  • Hembuskan sangat pelan dan panjang.
  • Tahan kembali dalam kehampaan.
  • Rasakan arah tanpa berpikir—tindakan muncul dari rasa.

2. SRAWA JATI

Makna: Indra pendengar getaran sejati.
Fungsi: Mendengar gelombang semesta, suara jiwa, atau pesan halus yang tidak bersuara.
Simbol Aksara Jawa: ꦯꦿꦮꦗꦠꦶ

Teknik Pengasahan: Samadi Hening Getar Nada

  • Duduk diam, dengarkan suara terdalam tubuh (detak jantung, aliran napas).
  • Fokus pada suara di luar dan di dalam secara bersamaan.
  • Latih untuk mendengar di antara keheningan.
  • Biarkan muncul suara batin atau rasa yang “berbicara”.

3. RASA ONGKARA

Makna: Indra perasa getaran suci ONG.
Fungsi: Merasakan kehadiran semesta, niat murni, dan gelombang kehendak melalui rasa.
Simbol Aksara Jawa: ꦫꦱꦎꦁꦏꦫ

Teknik Pengasahan: Pranā Jati

  • Tarik napas perlahan.
  • Tahan sejenak.
  • Hembuskan pelan hingga kosong.
  • Tahan dalam kehampaan.
  • Rasakan perubahan rasa dalam tubuh dan ruang.
  • Amati tanpa menilai—biarkan rasa jadi guru.

4. GATRA WISESA

Makna: Indra kesadaran tubuh suci.
Fungsi: Menyadari posisi tubuh, hubungan dengan elemen, dan resonansi energi.
Simbol Aksara Jawa: ꦒꦠꦿꦮꦶꦱꦺꦱ

Teknik Pengasahan: Pranā Būtha

  • Sadari elemen dalam tubuh: tanah, air, api, udara, ruang.
  • Tarik napas dalam, rasakan unsur mana yang dominan.
  • Selaraskan ritme napas dengan unsur tersebut.
  • Gerakkan tubuh perlahan dalam samadi, mengikuti arah alami tubuh.

5. TAYA CETA

Makna: Indra penglihatan batin yang tidak terikat bentuk.
Fungsi: Melihat arah, simbol, kejadian batin di luar waktu dan bentuk.
Simbol Aksara Jawa: ꦠꦪꦕꦺꦠ

Teknik Pengasahan: Samadi Tatapan Sunya

  • Tatap satu titik (lilin / ruang gelap) tanpa berkedip.
  • Lepaskan makna visual, rasakan getaran dari cahaya atau bayangan.
  • Mata terbuka, pikiran diam.
  • Apa yang dilihat bukan bentuk, tapi arah rasa dari cahaya.

6. CANDRA WIWARA

Makna: Indra cahaya dalam jiwa.
Fungsi: Menangkap intuisi dalam bentuk cahaya rasa dan pemahaman murni.
Simbol Aksara Jawa: ꦕꦤ꧀ꦢꦿꦮꦶꦮꦫ

Teknik Pengasahan: Samadi Tidur Sadar

  • Dalam keadaan setengah tidur, sadari mimpi dan rasa yang hadir.
  • Latih tubuh untuk tetap diam saat bangun dan rasakan “pantulan cahaya” dari mimpi.
  • Tulis atau rekam rasa yang muncul.
  • Cahaya intuisi sering muncul dalam batas antara tidur dan bangun.

7. ONG ADYATMA

Makna: Indra penyatu kesadaran semesta.
Fungsi: Menyatu total dengan ONG, merasakan seluruh kehidupan sebagai satu getaran.
Simbol Aksara Jawa: ꦎꦁꦄꦢ꧀ꦪꦠ꧀ꦩ

Teknik Pengasahan: Samadi Rongga Sukma

  • Masuk ke dalam ruang batin paling hening.
  • Lepas semua teknik, hanya diam dan rasakan keberadaan sebagai ONG.
  • Tidak bernapas secara sadar, hanya menyatu dengan ruang hampa.
  • Tidak ada pemisah antara tubuh, pikiran, dan semesta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Logika Rasa dan Paradoks: Wejangan Leluhur Jawa

Logika Rasa dan Paradoks : Wejangan Leluhur Jawa --- 1. Dua Jalan Berpikir Manusia Manusia sejak lahir telah dibekali dua jalan untuk memaha...